Jakarta (ANTARA) -

Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) meminta pemudik untuk memastikan agar kondisi rumah yang ditinggal, dalam kondisi aman dan dititipkan kepada tetangga. 

“Kami mengingatkan warga untuk melakukan pengecekan menyeluruh, sebelum berangkat ke kampung halaman,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan pengecekan dapat dilakukan dengan memastikan kompor dalam kondisi mati hingga mencabut instalasi listrik yang tidak digunakan.

“Kami mengimbau warga untuk melapor kepada pengurus RT/RW sebelum mudik,” kata dia.

Ia mengatakan saat ini pihaknya juga sedang mendata rumah-rumah kosong untuk dilakukan patroli bersama guna menjaga keamanan barang yang ditinggalkan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum, khususnya menjelang malam takbiran dan meminta masyarakat merayakan hari kemenangan secara bijak dan menghindari aktivitas berbahaya.

Hendra meminta warga jangan bermain petasan karena berpotensi memicu gangguan keamanan seperti tawuran dan kejadian yang tidak diinginkan.

“Mari kita jaga lingkungan masing-masing. Jaga masyarakat, jaga Jakarta,” kata dia.

Sebelumnya ajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara melakukan monitoring kesiapan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Tanjung Priok.

Mereka memantau berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan kesehatan awak bus hingga memberikan imbauan kepada para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Penginapan murah Rp15 ribu di Pulo Gebang laris saat arus mudik

Baca juga: Pramono minta pemudik tak balik serentak setelah Lebaran

Baca juga: Menteri LH minta perbaikan fasilitas sampah di Terminal Tanjung Priok

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026