Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional mengoptimalkan data riset Sistem Database Mustahik Nasional (Mustahik Data Center) guna mempertajam sasaran penerima zakat.

"Sistem digital dimanfaatkan guna mempermudah pengelolaan zakat," kata Direktur Operasi Baznas Wahyu TT Kuncahyo dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan sistem tersebut memudahkan penghimpunan, menunaikan, transparansi, serta penyaluran zakat. Materi dalam Mustahik Data Center tersebut berisi data para penerima zakat dari seluruh provinsi yang telah dikumpulkan Baznas.

Dengan data tersebut, kata dia, memudahkan program-program Baznas lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan.

Wahyu mencontohkan tentang penggunaan data mustahik itu dapat dipakai untuk menerapkan program di Indonesia timur yang sesuai kebutuhan riil mustahiknya.

"Dapat diintervensi sesuai kebutuhan misalnya Indonesia timur di sektor pendidikan, daerah lain pendidikan agama dan kawasan yang berbeda lainnya sektor ekonomi," kata dia.

Wahyu mengatakan Baznas mengupayakan agar data yang dikumpulkan tersebut selaras dengan data di Kementerian Sosial sehingga tidak terjadi penyaluran bantuan secara ganda.
 

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2019