Pemkab Bantul gelar pasar murah tiap Jumat

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Ilustrasi. (ANTARA)
Bantul, DIY (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggelar pasar murah bahan kebutuhan pokok setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

"Pasar murah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan Puasa," kata Kepala Seksi Distribusi dan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan Bantul Zuhriyatun Nur Handayani di Bantul, Senin.

Pasar murah yang diadakan di halaman kantor Dinas Perdagangan Bantul tersebut akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti telur, beras, tepung terigu, minyak goreng dan gula pasir dan komoditas bahan pokok lainnya.

Ia mengatakan, kegiatan pasar murah Ramadhan itu bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Yogyakarta, Perum Pertani, Pusat Perdagangan Indonesia (PPI) serta sejumlah distributor bahan kebutuhan pokok di daerah ini.

"Harga bahan pokok di bawah harga pasar karena ini (pasar murah) langsung dari distributornya," katanya.

Berkaitan dengan pasar murah itu, kata dia, Dinas Perdagangan Bantul sudah menyosialisasikan dan menginformasikan ke semua dukuh dan lurah di wilayah setempat, agar menyampaikan ke masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan itu.

Selain dari pemerintah kabupaten (pemkab), kata dia, pasar murah rencananya akan diadakan Pemprov DIY bekerja sama dengan Bulog di Bantul, dengan lokasi di wilayah rawan kemiskinan pada beberapa hari menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Rencananya (pasar murah) di empat lokasi, yaitu di daerah Imogiri dua lokasi dan wilayah Kecamatan Pajangan dua titik, kalau dari provinsi untuk lima komoditas, yaitu beras, gula pasir, telur, minyak goreng dan daging ayam," katanya.

Dia mengatakan, sedangkan terkait dengan pemantauan pergerakan harga komoditas pangan di pasar, pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dari kabupaten dan provinsi akan rutin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan di pasar tradisional.

"Informasinya dua minggu sebelum Lebaran sampai H-1 ada pemantaun dari tim Kementerian Perdagangan (Kemendag), jadi dari 27 Mei akan ada penetrasi pasar sampai 4 Juni, itu mengawal ketersediaan dan harga bahan pokok secara intensif," katanya.

Baca juga: Begini cara Bantul jaga harga dan stok bawang merah selalu stabil
Baca juga: Bulog DIY mulai distribusikan bawang putih untuk stabilikan harga

Takjil yang dibayar dengan doa

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2019