Imam Palestina minta warga Indonesia doakan Negeri Anbiya

Government sets beginning of fasting on May 6
Imam Palestina, Syekh Bilal Abu Thir saat tausiyah di Masjid Nurul Amin Batili Enrekang, Sulawesi Selatan, Minggu (12/05/2019). ANTARA Foto/panitia safari Ramadhan
Makassar (ANTARA) - Imam Palestina, Syekh Bilal Abu Thir meminta Muslim Indonesia agar mendoakan keselamatan rakyat Palestina di Negeri Para Anbiya pada Safari Dakwah di Sulawesi Selatan

“Kami di sana benar-benar diuji oleh Allah dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, hingga pengorbanan jiwa," ungkapnya saat tausiyah di Masjid Nurul Amin Batili Enrekang, Sulawesi Selatan, Minggu.

Ia mengisahkan, tiap hari pesawat Zionis Israel menjatuhkan bom di negara mayoritas Muslim tersebut, tanpa memandang bulu, termasuk mengorbankan nyawa rakyat sipil. Mulai anak dalam kandungan hingga lanjut usia tidak kenal waktu terus berguguran.

Karena itu, selain umat Muslim di Indonesia, hafidz ini juga berharap agar masyarakat Muslim seluruh dunia berdoa untuk keselamatan rakyat Palestina dan Masjid Al-Aqsha.

“Kita semua bersaudara sebagai seorang Muslim. Karena itu tolong doakan kami. Semoga kami tetap konsisten mempertahankan bumi Palestina yang di dalamnya ada kiblat pertama umat Islam," harapnya.

Melihat keadaan tersebut, masyarakat Batili Dalam yang tergabung dalam jamaah Masjid Nurul Amin Batili pun antusias menyalurkan donasinya.

“Kami merasa sangat dimuliakan karena dikunjungi langsung oleh orang Palestina yang benar-benar merasakan penderitaan. Datang ke sini mengetuk hati kita untuk turut merasakan penderitaan mereka. Insya Allah kita akan kumpulkan donasi," kata Imam Masjid Nurul Amin Batili, Ustad Yahya Haji Ahmad.

Dijadwalkan, Syekh Bilal Abu Thahir akan berada di Sulawesi Selatan selama 23 hari di bulan Ramadhan.

Sementara, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang, Ilham Kadir turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran syekh dari Palestina.

Dia mengatakan, kehadiran Syekh Bilal di Enrekang untuk meminta doa agar rakyat Palestina dan Al Aqsa selamat.

"Dia berharap agar yang memiliki rezeki bisa mendonasikan sebagian hartanya demi menghidupi 20 ribu anak yatim piatu di Gaza. Mereka telah kehilangan orangtua akibat kekejaman Israel," ungkapnya.


Baca juga: Gadis cilik di Aceh Jaya sumbangkan celengan hajinya bagi Palestina
 Baca juga: Indonesia terus dorong pembahasan isu Palestina di DK PBB
 

MUI bahas pembangunan Traumatic Healing Hospital di Palestina

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
Copyright © ANTARA 2019