Pelni Pontianak prediksikan jumlah penumpang naik 50 persen

Government sets beginning of fasting on May 6
Kepala Bagian Operasional PT. Pelni Cabang Pontianak, Ismet Mulyani. (Dedi)
Pontianak (ANTARA) - PT. Pelni Cabang Pontianak memprediksikan jumlah penumpang saat mudik dan balik pada Lebaran 2019 ini akan meningkat 50 persen dibandingkan tahun lalu.

"Dipastikan jumlah penumpang akan meningkat 50 persen dibandingkan lebaran tahun lalu. Untuk puncak mudik sekitar tanggal 20 Mei 2019," ujar Kepala Bagian Operasional PT. Pelni Cabang Pontianak, Ismet Mulyani, Rabu.

Ia menyebutkan kenaikan jumlah penumpang satu di antaranya karena ada faktor kenaikan harga pesawat.

"Tentu ada pengaruh harga tiket pesawat tinggi dengan penumpang kita. Jika harga tiket pesawat tinggi maka sebagian mudik atau balik lebaran menggunakan kapal laut. Yang jelas untuk harga tiket kita tetap tidak ada kenaikan karena sudah di atur," jelas dia.

Ia menyebutkan untuk rute pelayaran sendiri meliputi Pontianak - Semarang, Pontianak - Surabaya dan Pontianak - Kepulauan Tujuh, Kepulauan Riau.

"Semua rute sama ramai penumpangnya, terutama ke Semarang dan Surabaya," jelas dia.

Ia menyebutkan saat ini untuk tujuan ke Semarang tiket pesawat sudah ludes terjual. Sedangkan untuk ke Surabaya belum bisa karena kapal masih dalam perbaikan.

"Untuk ke Surabaya kantor pusat targetkan sebelum lebaran sudah bisa diperbaiki. Semoga," papar dia.

Lanjutnya, untuk armada kapal yang dioperasionalkan adalah sebagaimana penugasan yang ada oleh pemerintah.

"Jadi tidak ada penambahan. Kita tahu semua daerah membutuhkan kapal untuk pelayanan. Kalau kita bawa ke sini tentu mengganggu daerah lain. Apa yang kita operasi kan sebagaimana penunjukan pemerintah saja," sebut dia.

Sementara itu, satu di antara calon penumpang Pelni, Musonif mengaku harus menunda mudik lantaran untuk ke tujuan Surabaya kapalnya tengah di perbaiki.

"Sementara tunda dulu sepertinya karena mau beli tiket ke Surabaya belum bisa karena kapal dalam perbaikan. Mah lewat Semarang jauh lagi," jelas pria asal Pulau Madura tersebut.

Dikatakan dia seperti tahun sebelum - sebelumnya ia mudik menggunakan pesawat. Namun karena mahal harga tiket pesawat sehingga berencana menggunakan kapal laut.

" Harga tiket sekarang mahal. Saya bawa istri dan dua anak. Itu tentu mahal ongkosnya. Sehingga mau mudik pakai kapal laut. Namun kapal tujuan ke Surabaya di perbaiki. Belum bisa membeli tiket," kata dia.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Pontianak-Jakarta Naik Drastis

 

RS Pelni siaga evakuasi korban kericuhan

Pewarta:
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2019