Amankan Lebaran, Polda Kalteng kerahkan 1.100 personel

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Kapolda Kalteng Irjen Anang Revandoko (kiri) dan Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm Saiful Rizal usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Telabang 2019 di halaman Mapolda di Palangka Raya, Selasa
Palangka Raya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mengerahkan 1.100 personel dalam rangka dalam rangka pengamanan dan membantu kelancaran arus mudik Lebaran 1440 Hijriah di provinsi setempat.

"Selain personel itu, kami juga dibantu pihak lain seperti TNI, Satpol PP serta pihak lain," katac usai acara apel gelar pasukan Operasi Ketupat Telabang 2019 di halaman Mapolda di Palangka Raya, Selasa.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang pihaknya juga menyiapkan 320 posko pengamanan yang tersebar di berbagai titik di 13 kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Salah satu fokus lokasi pengamanan yang dilakukan jajaran Polda Kalteng dan pihak terkait lainnya seperti pusat-pusat keramaian yang menjadi titik arus mudik dan arus balik.

Lokasi strategi itu seperti pelabuhan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pelabuhan dan bandara di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kemudian di bandara di Palangka Raya dan pelabuhan di Kabupaten Pulang Pisau serta Kabupaten Kapuas yang menjadi pintu masuk Kalteng dari arah Provinsi Kalimantan Selatan.

"Hal itu kami lakukan untuk memberikan jaminan rasa aman nyaman bagi masyarakat terutama selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran 2019," katanya.

Membacakan amanat Kapolri Jendral Tito Karnavian, Anang mengatakan Apel Gelar Pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarana dan prasarana sebelum menghadapi tugas pengamanan di Lapangan.

Selain itu juga, operasi ketupat tahun ini memiliki karakteristik khas dibanding operasi pada tahun sebelumnya. Mengingat pelaksanaannya bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu 2019.

"Hal ini membuat potensi kerawanan yang dihadapi semakin kompleks,” ujarnya.

Dalam hal ini pihak Polri akan mengantisipasi gangguan stabilitas Kamtibmas selama lebaran dan arus mudik seperti aksi serangan teror.

Sementara itu, Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm Saiful Rizal menambahkan pihaknya pun siap membantu Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2019.

"Sudah melekat bagi kami, TNI untuk membantu Polri dalam pengamanan, salah satunya pengamanan Idul Fitri. Seluruh Personel siap, nanti jumlahnya tergantung yang dibutuhkan kepolisian. Kalau 750 personel bisa," katanya.***2***

 
Pewarta:
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2019