Bupati Tangerang pantau persiapan obat-obatan RSUD Balaraja

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Bupati Tangerang, Banten, Ahmed Zaki Iskandar menjenguk salah seorang pasien di RSUD Balaraja, Rabu (29/5/2019). (ANTARA/Adityawarman)
Tangerang (ANTARA) - Bupati Tangerang, Banten, Ahmed Zaki Iskandar melakukan pemantauan persiapan obat-obatan dan pelayanan medis di RSUD Balaraja untuk menghadapi Lebaran 2019.

"Ini tujuannya agar pelayanan jangan terhambat, petugas harus siaga 24 jam di tempat," kata Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Rabu.

Ahmed mengatakan pelayanan di RSUD harus ditingkatkan walau pada Bulan Ramadhan, para medis dan dokter bekerja melayani pasien.

Dalam pemantauan tersebut Ahmed didampingi Dirut RSUD Balaraja, RR Reniati dan pejabat terkait lainnya.

Pihaknya mengharapkan agar selain petugas di RSUD untuk melayani medis bagi pemudik, tenaga medis di tiap Puskesmas juga harus siaga.

Ketika berada di RSUD Balaraja, mantan anggota Komisi I DPR RI itu juga memberikan bingkisan kepada pasien melalui keluarganya.

Sedangkan pihak RSUD Balaraja menyiapkan bingkisan sebanyak 200 paket untuk dibagikan kepada pasien yang dirawat.

Ahmed menambahkan petugas harus melayani pemudik yang membutuhkan bantuan medis meski berasal dari luar daerah yang hendak mengunjungi keluarganya di Kabupaten Tangerang.

Petugas tidak boleh membeda-bedakan dalam pelayanan karena sesuai misi bahwa harus membantu sesama.

Pihaknya telah memerintahkan aparat Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019 mulai H-7 hingga H+7.

Upaya tersebut setelah Ahmed mengikuti rapat di Korlantas Mabes Polri, bahwa pemerintah daerah yang berada di jalur mudik harus membantu kelancaran Lebaran 2019.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Desriana Dinardianti mengatakan untuk membantu pemudik maka pihaknya bersama kepolisian setempat mendirikan posko kesehatan.

Pada posko itu juga tersedia kendaraan ambulan yang dilengkapi dengan peralatan penunjang yang siaga selama 24 jam dengan cara bergantian.

Posko itu berada di jalan Raya Serang mulai dari perbatasan dengan Kota Tangerang, di Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug hingga ke Kecamatan Jayanti yang bersebelahan dengan Kabupaten Serang merupakan jalur pemudik dominan menggunakan sepeda motor.

Bahkan pemudik yang hendak ke beberapa kota di Lampung, Sumatera Selatan dan Bengkulu menggunakan sepeda motor dipastikan melintasi jalur tersebut.

Hal tersebut karena jalan Raya Serang merupakan jalur mudik nasional non tol yang harus dilalui pengendara dari arah Jakarta dan sekitarnya atau sebaliknya.


 
Pewarta:
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
Copyright © ANTARA 2019