FKUB apresiasi shalat Ied di Papua berjalan lancar

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Ketua FKUB Provinsi Papua Pdt Lipiyus Biniluk (kiri) didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal saat berikan keterangan pers. (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)
Jayapura (ANTARA) - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Pdt Lipiyus Biniluk mengapresiasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijiriah di provinsi paling timur Indonesia itu berjalan aman dan lancar.

"Harapan kami shalat Ied berjalan aman, damai dan tertib, dan terbukti demikian. Seperti di Kota dan Kabupaten Jayapura, cuaca juga bagus, semua orang beribadah dengan baik," katanya di Kota Jayapura, Papua, Rabu.

Menurut dia, shalat Ied bisa berjalan lancar dan aman tidak lepas dari peran dan tugas yang dilakukan oleh Polri dan TNI serta semua pemangku kepentingan termasuk masyarakat yang menjaga hubungan harmonis.

"Ini juga tak lepas dari doa para tokoh lintas agama di Papua dan kami ucap syukur dengan situasi yang aman dan damai ini," katanya.

Lipiyus juga menyampaikan bersama pengurus FKUB Provinsi Papua ikut hadir dalam acara halal bihalal yang digelar oleh Polda Papua di halaman tenis Mapolda yang terletak di Jalan Sam Ratulangi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura pada Rabu pagi usai pelaksanaan shalat Id sebagai bentuk penghargaan dan saling menghargai satu sama lainnya.

"Kami juga hadir dalam acara halal bihalal bihalal di Polda Papua yang diundan oleh Pak Irwasda sebagai bentuk sikap toleransi antarumat beragama," katanya.

Berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, Lipiyus mengajak atau mengimbau kepada segenap warga Papua baik yang merayakannya ataupun yang tidak agar bisa saling menghargai satu sama lainnya.

"Saya ajak warga untuk menjaga kedamaian di Idul Fitri ini. Jika menemukan hal-hal yang negatif atau aksi radikal dari aliran atau sekte atau lainnya segera lapor kepada aparat keamanan atau kepada kami sehingga bisa diambil sikap," katanya

Tren gadai emas di Medan menurunĀ 

Pewarta:
Editor: Muhammad Yusuf
Copyright © ANTARA 2019