Tumpeng sukun andalan Kepulauan Seribu di Lebaran Betawi

Government sets beginning of fasting on May 6
Produk olahan sukun yang dibuat menyerupai tumpeng dalam festival Lebaran Betawi di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). (ANTARA/Sugiharto Purnama)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Administrasi Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, menjadikan olahan tumpeng sukun sebagai sajian makanan (kuliner) andalan dalam memeriahkan festival kebudayaan Lebaran Betawi 2019 di Monumen Nasional, Jakarta.

"Kami akan memberikan hantaran tumpeng sukun kepada Gubernur Anies, besok," kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, di Jakarta, Sabtu.

Tumpeng sukun, jelas Junaedi, merupakan makanan khas masyarakat pesisir di daerahnya yang dapat menggantikan karbonhidrat nasi.

Bentuk tumpeng sukun dibuat berundak kerucut mirip tumpeng pada umumnya. Kuliner olahan ini dibubuhi pewarna makanan dan kelapa parut agar membuatnya kian menarik serta nikmat saat disantap.

Juga baca: Menjelajahi lorong waktu di Festival Pasar Baru

Juga baca: Ada dodol betawi di Festival Pasar Baru

Juga baca: MRT Jakarta mendukung penuh program HUT Jakarta

"Kami ingin tonjolkan sukun sebagai makanan sehari-hari, jadi tidak harus menggunakan beras," ujarnya.

Sebelumnya, pada 2018, pemerintah setempat menggalakkan penanaman ribuan pohon sukun di beberapa pulau di wilayah itu. Dengan banyaknya tanaman sukun di Kepulauan Seribu, maka masyarakat memiliki sumber pangan alternatif.

"Kami juga punya olahan kripik sukun dan bolu sukun yang akan diberikan kepada pak gubernur," ucapnya.

Selain kuliner dan berbagai produk olahan makanan lainnya, Kepulauan Seribu menampilkan ikon wisata hingga suvenir kerajinan tangan khas masyarakat pesisir.

"Ada miniatur jembatan cinta, kapal, ondel-ondel dan rumah adat. Kami berharap semua ini dapat membawa minat orang-orang untuk mengunjungi Kepulauan Seribu," katanya.

Lebaran Betawi 2019, kenalkan dan lestarikan budaya Betawi

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019