Panitia kurban tidak gunakan kantong plastik sekali pakai

Government sets beginning of fasting on May 6
Ilustrasi pembagian daging kurban. (ANTARA/Sudirman)
Jakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengimbau agar seluruh panitia Idul Adha 2019 di Jakarta tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai (PSP) --biasa disebut kantong plastik kresek hitam-- pada saat membagikan daging kurban.

"Kami imbau agar panitia kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, di antaranya daun pisang, daun talas, besek bambu, besek daun kelapa, besek daun pandan atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah dijumpai di Jakarta,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, di Jakarta Pusat, Selasa.

Ia menjelaskan, kantong plastik merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alamiah.

Apalagi kantong plastik kresek hitam yang merupakan hasil dari proses daur ulang plastik bekas pakai yang mengandung zat karsinogen dan berbahaya bagi kesehatan. "Imbauan tidak memakai kantong plastik kresek hitam untuk mewadahi makanan, sudah digaungkan pemerintah sejak lama," kata Andono.

Juga baca: Kepulauan Seribu dorong pengembangan listrik berbahan sampah

Juga baca: Meneladani gerakan bebas plastik dari timur Jakarta

Juga baca: Anies pastikan persoalan plastik masuk "roadmap" pengelolaan sampah

Pada 2009, Badan Pengawas Obat dan Makanan mengeluarkan peringatan publik tentang bahaya kantong plastik kresek hitam.

Kantong plastik kresek berwarna, terutama hitam, kebanyakan merupakan produk daur ulang dan dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, limbah logam berat, kotoran hewan atau manusia.

Selain itu, dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.

Andono berharap Idul Adha kali ini menjadi bagian dari kampanye ramah lingkungan. Terlebih lagi, Pemprov DKI Jakarta sedang mengalakkan program pengurangan penggunaan kantong PSP di Ibukota bersama organisasi dan komunitas peduli lingkungan.

"Idul Adha masih beberapa pekan ke depan, masih ada waktu yang cukup bagi panitia untuk mempersiapkannya dengan baik. Agar lebih thayib ibadah kurbannya," kata Andono.

 

Ribuan warga Magetan baru rayakan Iduladha Selasa

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019