Ramadhan

Menambang emas secara tradisional di Pulau Obi

  • Sabtu, 3 Februari 2024 15:56 WIB

Seorang penambang tradisional berada di dalam lubang saat mengambil material (batu rep) yang mengandung emas di Pertambangan Rakyat, Desa Anggai, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (3/2/2024). Para penambang di daerah itu masih mengandalkan alat seadanya untuk mengambil material (batu rep) di dalam lubang berkedalaman hingga 50 meter dan selama dua hari penambang tersebut mampu mengumpulkan 170 karung material yang akan dibawa ke pengusaha tromol untuk diolah menjadi emas mentah. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

Seorang penambang tradisional mengeluarkan material (batu rep) yang mengandung emas dari dalam lubang di Pertambangan Rakyat, Desa Anggai, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (3/2/2024). Para penambang di daerah itu masih mengandalkan alat seadanya untuk mengambil material (batu rep) di dalam lubang berkedalaman hingga 50 meter dan selama dua hari penambang tersebut mampu mengumpulkan 170 karung material yang akan dibawa ke pengusaha tromol untuk diolah menjadi emas mentah. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

Seorang penambang tradisional beristirahat di dalam lubang usai mengambil material (batu rep) yang mengandung emas di Pertambangan Rakyat, Desa Anggai, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (3/2/2024). Para penambang di daerah itu masih mengandalkan alat seadanya untuk mengambil material (batu rep) di dalam lubang berkedalaman hingga 50 meter dan selama dua hari penambang tersebut mampu mengumpulkan 170 karung material yang akan dibawa ke pengusaha tromol untuk diolah menjadi emas mentah. ANTARA FOTO/Andri Saputra/YU

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait