Dua warga China ditangkap akibat kasus penipuan SMS lewat BTS palsu
Senin, 24 Maret 2025 19:10 WIB
Petugas menata barang bukti saat pengungkapan kasus penipuan bermodus penyebaran sms phising menggunakan fake base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (24/3/2025). Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang tersangka warga negara China serta mengamankan barang bukti berupa sejumlah dokumen, dua buah mobil serta perangkat BTS palsu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nym.
Petugas menggiring dua orang tersangka yang merupakan warga negara China saat pengungkapan kasus penipuan bermodus penyebaran sms phising menggunakan fake base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (24/3/2025). Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang tersangka warga negara China beserta barang bukti berupa sejumlah dokumen, dua buah mobil serta perangkat BTS palsu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nym.
Petugas menata barang bukti saat pengungkapan kasus penipuan bermodus penyebaran sms phising menggunakan fake base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (24/3/2025). Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang tersangka warga negara China serta mengamankan barang bukti berupa sejumlah dokumen, dua buah mobil serta perangkat BTS palsu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nym.
Petugas menggiring dua orang tersangka yang merupakan warga negara China saat pengungkapan kasus penipuan bermodus penyebaran sms phising menggunakan fake base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (24/3/2025). Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang tersangka warga negara China beserta barang bukti berupa sejumlah dokumen, dua buah mobil serta perangkat BTS palsu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nym.
Petugas menata barang bukti saat pengungkapan kasus penipuan bermodus penyebaran sms phising menggunakan fake base transceiver station (BTS) di Jakarta, Senin (24/3/2025). Bareskrim Polri berhasil menangkap dua orang tersangka warga negara China serta mengamankan barang bukti berupa sejumlah dokumen, dua buah mobil serta perangkat BTS palsu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nym.