ANTARA - Israel kembali menyerang Gaza pada Rabu pagi (4/2) dengan menargetkan tenda pengungsian, hingga menewaskan 21 warga Palestina, termasuk satu bayi yang baru lahir. Hamas menilai ekskalasi serangan Israel merupakan upaya legitimasi kekerasan permanen di Gaza, di tengah kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku 10 Oktober 2025. (XINHUA/Hilary Pasulu/Rizky Bagus Dhermawan/Rinto A Navis)