ANTARA - Rencana perubahan undang-undang keamanan Jepang yang menginginkan kemudahan ekspor persenjataan, mendapat penentangan dari lapisan masyarakat. Pada Minggu (5/4), ribuan orang yang terdiri dari perwakilan partai oposisi dan rakyat sipil, bergabung melalui aksi unjuk rasa guna menentang wacana pemerintah tersebut. Mereka khawatir perubahan arah ekspor persenjataan akan membawa Jepang pada arus konflik internasional. (XINHUA/Roy Rosa Bachtiar/Andi Bagasela/Rijalul Vikry)