Kudus (ANTARA) -
Sebanyak 300 personel Polres Kudus, Jawa Tengah, disiapkan untuk pengamanan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
 
"Kami juga masih menyiapkan personel cadangan, yang setiap saat ketika kondisi mendesak bisa dihadirkan," kata Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto bersama Penjabat Bupati Kudus M. Hasan Chabibie dan Dandim 0722/Kudus Letkol INf Andreas Yudhi Wibowo saat konferensi pers persiapan Lebaran 2024 di Pendopo Pringgitan Kabupaten Kudus, Rabu.

Baca juga: Pemkab Badung bersama TNI-Polri siapkan pengamanan Hari Raya Nyepi
 
Ia mengungkapkan personel yang disebutkan tersebut, belum termasuk personel dari TNI dan pemangku kepentingan lainnya.
 
Khusus pengamanan lalu lintas, katanya, akan ditempatkan bersama petugas gabungan dari Dishub, Satpol PP, Kodim, dan petugas Satuan Komunikasi yang menempati pos pengamann lalu lintas menjelang lebaran dan setelah lebaran.
 
Nantinya, kata dia, ada empat pos pengaman lebaran yang ditempatkan di lokasi yang rawan kemacetan lalu lintas, di antaranya pos terpadu dan pos-pos yang ditempat di tempat kerawanan.

Baca juga: Polres Bekasi amankan perayaan Imlek di Klenteng Ngo Kok Ong
 
Misal, pos kerawanan masyarakat di Desa Colo yang merupakan objek wisata religi. Tentunya, saat Lebaran selain liburan juga ada wisatawan yang berziarah.
 
Kemudian ada pos di Perempatan Tanjung yang menjadi perlintasan seluruh kendaraan dari arah Pati maupun Semarang.
 
"Termasuk objek wisata Bendungan Logung juga akan dibuatkan posko pengamanan," ujarnya.

Baca juga: Pengamanan daerah wisata di Bali diperketat selama Nyepi
 
Ia berharap saat libur Lebaran tidak ada permasalahan, sehingga setiap ada wisatawan yang hendak menyewa speedboat harus dipastikan mau memakai jaket pelampung demi keamanan.
 
Pada malam Lebaran juga akan digelar patroli, karena biasanya ada takbir keliling.

Baca juga: Satpol PP DKI kerahkan 1.274 personel untuk bantu pengamanan Natal
 
Nantinya, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama terkati takbir keliling. Tahun sebelumnya hanya diizinkan takbir keliling di perkampungan mereka untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
"Potensi kerawanannya cukup besar karena bisa terjadi tawuran dan sebagainya," ujarnya.
 
Terkait antisipasi kenakalan remaja menjelang buka puasa dan sahur, sejauh ini wilayah hukum Polres Kudus cukup kondusif.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Tunggul Susilo
Copyright © ANTARA 2024