“Peningkatan kebutuhan pangan dengan presentase terbesar terjadi pada komoditas telur ayam sebanyak 7,50 persen, daging sapi dan kerbau 3,57 persen dan bawang putih 3,57 persen,” kata Hasudungan di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penyediaan bahan pangan, yaitu melalui pelaksanaan kegiatan pangan murah keliling yang digelar oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan Provinsi DKI Jakarta.
Upaya tersebut pun diharapkan dapat mempermudah akses pangan masyarakat dengan harga terjangkau.
Selain itu, lanjut dia, Pemprov DKI juga menggelar kegiatan penyediaan dan pendistribusian pangan dengan harga murah bagi masyarakat tertentu.
“Pada kegiatan ini, masyarakat penerima manfaat dapat membeli enam jenis komoditas pangan, yaitu beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung dan susu UHT (khusus penerima KJP) seharga Rp126.000 per paket,” ungkap Hasudungan.
Baca juga: Jamin ketersediaan kebutuhan dasar, DKI susun Raperda pangan
Baca juga: 11 ribu paket pangan bersubsidi ditargetkan tersalur pada Januari 2026
Baca juga: Ini kata BBPOM Jakarta untuk warga sebelum beli makanan
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026