"Kita berharap dan berupaya seluruh penyintas banjir bandang sudah menempati huntara sebelum Ramadhan 1447 Hijriah," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi di Kota Padang, Selasa.
Arry mengatakan saat ini pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Danantara, serta TNI dan Polri terus mengebut pembangunan huntara di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan beberapa titik lainnya.
"Sebagian sudah bisa ditempati masyarakat, dan sebagian lagi masih terus berproses yang kita harapkan selesai menjelang bulan puasa," kata dia.
Terkait huntara di Jorong Salareh Aia, Kecamatan Palembayan yang sempat banjir setelah dihuni, Arry meminta hal itu segera ditangani oleh pemerintah daerah agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.
Baca juga: Menteri PU: Pemerintah prioritaskan pengerjaan sumur bor tempat ibadah
"Kita meminta harus ada antisipasi dari pemerintah daerah agar huntara yang ditempati masyarakat tidak lagi kebanjiran," ucap dia.
Terpisah, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pemerintah provinsi setempat akan memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi utama pelaksanaan safari Ramadhan 1447 Hijriah.
"Safari Ramadhan tahun ini diarahkan ke daerah-daerah terdampak bencana agar kita melihat dan merasakan langsung sejauh mana tingkat pemulihan di berbagai daerah terdampak," kata Gubernur Sumbar.
Tambahan informasi, Pemerintah Provinsi Sumbar setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp21,44 triliun untuk memenuhi berbagai kebutuhan pascabencana yang terjadi di 16 kabupaten dan kota akhir November 2025.
Anggaran tersebut mencerminkan kebutuhan yang harus dipenuhi secara bertahap, dan terencana agar pemulihan dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran. Dari sisi kewenangan, kebutuhan pascabencana terbagi ke dalam tiga tingkatan.
Baca juga: BNPB percepat huntara dan laksanakan OMC untuk kurangi risiko bencana
Baca juga: Anak-anak penyintas bencana ceria bermain di sekitar huntara Agam
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026