"Saat ini untuk jaringan kelistrikan pascabencana sudah selesai dilakukan pembenahan dan perbaikan. Suplai listrik ke desa sudah normal semua," kata General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra di Banda Aceh, Selasa.
Ia menyebutkan jaringan listrik yang terdampak akibat banjir dan longsor akhir November 2025 lalu tersebar di 6.500 desa atau gampong.
Per 8 Maret 2026, menurut Eddi, semua desa yang masih layak huni dan warganya tidak direlokasi listriknya sudah menyala.
"Alhamdulillah semua sudah menyala. Tim di lapangan terus bekerja maksimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak bencana," katanya.
Ia menambahkan dalam mempercepat pemulihan di lapangan pascabencana, PLN bersinergi dengan pemerintah daerah dan BPBD, TNI/Polri, aparat kecamatan/desa, serta relawan dan masyarakat setempat.
Menurut dia, kolaborasi tersebut sangat penting untuk membuka akses jalan, membersihkan area terdampak, dan mengamankan lokasi pemulihan.
“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh unsur di lapangan, sehingga masyarakat dapat menikmati kembali listrik dengan nyaman dan andal," katanya.
Pewarta: M Ifdhal
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026