"Dulu harganya dari Jakarta ke Jogja itu sekitar Rp225.000 sampai Rp250.000. Tadi saya cek langsung ke pemudiknya, harganya turun cukup jauh, jadi antara Rp135.000 sampai Rp175.000,"Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya harga tiket kereta api kerakyatan untuk Jakarta-Yogyakarta mengalami penurunan signifikan menjadi Rp135 ribu hingga Rp175 ribu dari sebelumnya berkisar Rp225 ribu hingga Rp250 ribu.
Ia menyebut penurunan tarif tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik sekaligus memperbaiki kualitas layanan perkeretaapian.
"Dulu harganya dari Jakarta ke Jogja itu sekitar Rp225.000 sampai Rp250.000. Tadi saya cek langsung ke pemudiknya, harganya turun cukup jauh, jadi antara Rp135.000 sampai Rp175.000," kata Teddy saat meninjau kesiapan mudik di Stasiun Senin, Jakarta, Selasa.
Teddy menjelaskan, pembenahan sektor perkeretaapian merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat.
Selain harga yang lebih murah, peningkatan juga terlihat pada fasilitas di dalam kereta, seperti pendingin udara yang berfungsi dengan baik, kondisi toilet lebih bersih, dan desain tempat duduk yang tidak lagi saling berhadapan sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang.
"Fasilitasnya meningkat. Harganya menurun, fasilitasnya meningkat," ujarnya.
Teddy berharap perbaikan tarif dan fasilitas ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat menggunakan transportasi kereta api, khususnya pada periode mudik, sekaligus meningkatkan kualitas layanan perkeretaapian nasional.
Diketahui, PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat tingkat keterisian Kereta Api (KA) Ekonomi Kerakyatan, salah satunya KA tambahan relasi Pasarsenen-Lempuyangan untuk keberangkatan hari ini hingga 24 Maret 2026 secara konsisten mencapai rata-rata 100 persen pada setiap perjalanan.
"Pada perjalanan hari ini 11 Maret 2026, volume pelanggan tercatat sebanyak 388 penumpang, dengan tingkat keterisian mencapai 104 persen," kata Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, tingginya animo masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh tarif yang terjangkau, tetapi juga karena tingkat kenyamanan dan keselamatan yang baik.
Untuk perjalanan hingga Yogyakarta, tiket KA ini dibanderol sekitar Rp175.000, setelah mendapatkan diskon sebesar 30 persen melalui program stimulus pemerintah.
Baca juga: Pangkas anggaran, Pemerintah siapkan langkah efisiensi negara
Baca juga: Seskab paparkan capaian renovasi 16 ribu sekolah saat Sidang Kabinet
Baca juga: Seskab: Pesan Prabowo soal akses jembatan sekolah jadi nyata
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026