Anggota Komite BPH Migas, yang juga Ketua Tim Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pihaknya terus bersinergi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketersediaan energi sampai akhir periode posko Lebaran 2026.
"Upaya ini dilakukan agar distribusi energi bagi masyarakat tetap lancar," katanya dalam konferensi video di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Pada kesempatan itu, Erika mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah menjaga pasokan energi sejak awal periode posko hingga puncak arus mudik pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran 2026.
"Kami ucapkan terima kasih untuk puncak arus mudik pertama (18 Maret 2026) dapat kita lalui dengan lancar," ucapnya.
Erika menambahkan laporan harian dari setiap subsektor terus disampaikan kepada Menteri ESDM guna memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat.
"Masing-masing stakeholder sudah melaporkan, baik dari sektor BBM, gas bumi, kelistrikan, dan kebencanaan geologi. Mudah-mudahan semuanya tetap aman dan andal. Sekali lagi, terima kasih atas kerja samanya, tentu kita siap menghadapi puncak arus mudik kedua dan arus balik nanti," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho mengingatkan pentingnya antisipasi di wilayah Aceh dan Sumatera bagian utara (Sumbagut) yang masih dalam pemulihan pascabencana, terutama terkait potensi lonjakan kebutuhan BBM.
"Di wilayah Sumbagut, diperlukan antisipasi terhadap kebutuhan BBM karena pemudik yang datang tidak hanya dari Sumatera, tapi juga dari Jawa. Saya juga memahami rasa traumatik dari masyarakat yang sempat terjadi panic buying. Untuk itu, skema reguler, alternative, dan emergency (RAE) harus terus dioptimalkan," ujarnya.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026