Anies tunaikan Salat Tarawih Akbar di Istiqlal

Government sets beginning of fasting on May 6
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Tarawih Akbar di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat,  Sabtu (11/05/2019). ANTARA/Susylo Asmalyah
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunaikan Salat Tarawih Akbar tahun kedua yang diselenggarakan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu malam. 

Anies menyampaikan rasa syukur karena Tarawih Akbar di tahun kedua ini dipenuhi sekitar 13 ribu jemaah warga Jakarta dari berbagai wilayah ri Ibu Kota.

"Jadi ini adalah sebuah kesempatan untuk merajut silaturahmi menjaga persatuan di Jakarta. Silaturahmi ini harapannya akan membuat suasana di Jakarta lebih tenang, lebih teduh, apalagi ini di bulan Ramadhan," kata Anies.

Salat Tarawih Akbar ini dilaksanakan pada Sabtu minggu pertama sehingga diharapkan supaya semua bisa merencanakan dengan mudah.

"Pada tahun depan pun, Insya Allah kita diberi umur panjang, sehingga bisa melaksanakan juga di Sabtu (minggu) pertama," kata Gubernur Anies.

Anies mengatakan Masjid Istiqlal merupakan lokasi yang tepat, karena menjadi masjid kebanggaan Indonesia. Ditambah lagi dengan digelarnya Tarawih Akbar seperti ini, harapannya dapat mempererat silaturahmi antarwarga Jakarta.

“Malam ini memang diniatkan sebagai kesempatan untuk mempererat ukhuwah di antara kita, karena kita menyadari Ibu Kota adalah simpul persatuan di Indonesia. Saya garisbawahi yang unik adalah persatuannya. Insya Allah diberikan kemudahan,” tegasnya.

Gubernur juga menjelaskan mengenai pembangunan infrastruktur hasil kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan pihak Masjid Istiqlal yang kini sedang dikerjakan. Infrastruktur tersebut berupa taman yang juga akan menjadi sarana bagi warga untuk bersilaturahmi.

“Terkait Istiqlal, kita akan tunaikan dan teruskan kerja sama, termasuk membangun fasilitas untuk mendukung hubungan sesama serta program untuk mengumrohkan marbot-marbot,” katanya.

Lebih lanjut, Anies berharap datangnya bulan Ramadhan selain sebagai upaya untuk lebih khusyuk beribadah, juga sebagai upaya untuk membereskan persoalan sosial di Jakarta, seperti kemiskinan dan ketimpangan.

“Jakarta punya masalah ketimpangan dan kemiskinan. Maka dari itu, saya mengajak seluruh warga DKI untuk ikut membereskan dengan menambah kegiatan sosial," kata Anies.

Tarawih Akbar ini didahului dengan buka puasa bersama dengan disediakan makanan berbuka bagi 10.000 orang serta Salat Maghrib di Masjid Istiqlal.

Baca juga: Anies menerima imam salat tarawih dari Palestina

Baca juga: Anies: Tarawih akbar pindah ke Istiqlal



 
Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019