Bawang putih di Tangerang turun jadi Rp38.000 pasca-operasi pasar

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Operasi Pasar akhir pekan lalu terkait kenaikan harga bawang putih. Saat ini harga bawang putih terus turun setelah dilaksanakan operasi pasar tersebut.
Tangerang (ANTARA) - Harga bawang putih di Kota Tangerang kembali turun sebesar Rp2.000 setelah dilaksanakannya operasi pasar akhir pekan lalu oleh pemerintah kota (pemkot) dan Kementrian Perdagangan (Kemendag) bersama Bulog.

Dirut PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati di Tangerang, Banten, Senin, mengatakan pada awal pekan kedua bulan puasa Ramadhan harga bawang putih telah menyentuh angka Rp38.000 per kilogram.

Setelah dilaksanakan operasi pasar akhir pekan lalu,  harga bawang putih Rp40.000- Rp45.000 per kilogram. Sebelumnya, harga bawang putih melonjak 125 persen menjadi Rp70.000 per kilogram.

"Untuk harga bawang terus turun. Mulai dari dilaksanakan operasi pasar akhir pekan lalu dan di awal pekan ini turun lagi sebesar Rp2.000," ujarnya.

Harga bahan pokok yang juga alami penurunan harga yakni ayam potong. Saat ini, harga ayam potong sebesar Rp38.000 dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram.

PD Pasar Kota Tangerang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kata dia, akan terus melakukan pemantauan harga bahan pokok.

Jika terjadi lonjakan seperti halnya bawang putih, lanjut Titien, maka akan dilaksanakan kembali operasi pasar untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari PD Pasar Kota Tangerang, harga bahan pokok lainnya adalah sebagai berikut cabe merah keriting yaitu Rp28.000  per kilogram, cabe merah besar Rp36.000 per kilogra, cabe rawit merah yakni Rp26.000 per kilogram, cabe rawit hijau seharga Rp32.000 per kilogram, bawang merah seharga Rp32.000  per kilogram dan bawang putih seharga Rp38.000 per kilogram.

Jatim gerakkan Satgas Pangan ungkap penimbunan bawang putih

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2019