Dishub Sulbar jamin kelancaran angkutan Lebaran

Government sets beginning of fasting on May 6
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulbar Khaeruddin Anas. (ANTARA /Amirullah)
Mamuju (ANTARA) - Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat menjamin kelancaran angkutan Lebaran  tahun 2019 di daerah itu.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulbar Khaerudin Anas, di Mamuju, Selasa mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh "stakeholder" atau pemangku kepentingan di daerah itu dalam memberikan jaminan keamanan, kenyamanan dan ketertiban, pada angkutan mudik Lebaran tahun ini.

"Langkah antisipasi sudah kami lakukan sejak bulan lalu. Untuk sektor perhubungan darat, Kami sudah mengadakan rapat bersama satuan kerja yang ada di Terminal Simbuang Mamuju dan meminta agar dilakukan pengecekan kelaikan seluruh kendaraan/bus angkutan Lebaran, sebulan sebelum Ramadhan," terang Khaeruddin Anas.

Pihaknya juga kata dia, telah bersinergi dengan Ditlantas Polda dan seluruh polres dan Dishub se-Sulbar, dinas kesehatan, terutama Balai Jalan.

"Kami membicarakan terkait kesiapan angkutan Lebaran, salah satu di antaranya terkait aspek fisik keselamatan jalan. Kami meminta kepada Balai Jalan sejauh mana kegiatan untuk perbaikan jalan itu dan kemarin kami lihat sendiri jalan yang bergelombang di Tikke itu sudah ditangani dan dari laporan pihak Balai bahwa pada H-2 pengerjaannya sudah tuntas," jelas Khaeruddin Anas.

Sementara, terkait pengawasan sepanjang jalan pada jalur mudik, Dishub Kabupaten lanjutnya, telah bersinergi dengan pihak Polres untuk mendirikan posko pelayanan dan posko pengamanan di titik-titik yang dianggap rawan.

"Di Kabupaten Pasangkayu, itu ada lima posko di sejumlah titik untuk pelayanan dan pengamanan dan begitu pun dengan kabupaten lain," tuturnya.

"Jadi, setiap Dishub bersinergi dengan pihak Polres membuat posko pelayanan dan posko keamanan," ujar Khaeruddin Anas

Termasuk tambahnya, untuk area seperti terminal yang dilalui, jembatan timbang dan tempat-tempat tertentu, Dishub Provinsi Sulbar telah meminta agar dibuat "rest area".

"Jadi, di sana ada tempat khusus yang disiapkan bagi pengemudi yang sekitar sudah empat jam lebih mengemudi kemudian akan diberhentikan oleh kepolisian dan Dishub untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan," tutur Khaeruddin Anas.

"Kami berharap agar penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini bisa aman, nyaman tertib dan selamat sampai di tujuan," tambahnya.

Arus mudik malam Idul Adha, Tol Cipali padat

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2019