Solok Selatan siagakan 108 petugas kesehatan selama libur Lebaran

COVID-19 Task Force chief performs Eid prayers at BNPB Building
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman. (ANTARA/Erik IA)
Padang Aro, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menyiagakan 108 petugas kesehatan di sembilan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) selama Lebaran 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman di Padang Aro, Jumat, mengatakan petugas kesehatan yang disiagakan selama arus mudik dan balik Lebaran itu, terdiri atas dokter, perawat, bidan, beserta sopir ambulans. Mereka secara sif akan melayani masyarakat selama 24 jam penuh.

"Petugas kesehatan dibagi menjadi tiga sif, yaitu pagi, sore, dan malam serta dalam satu hari rata-rata petugas piket sebanyak 12 orang," ujarnya.

Setiap puskesmas sif pagi ditugaskan enam orang, sedangkan sore enam orang dengan pembagian tugas di IGD dan di ruang perawatan.

"Petugas kesehatan juga siap apabila dibutuhkan oleh poskotis seperti untuk pemeriksaan narkoba maupun bantuan lainnya," ujarnya.

Petugas kesehatan hanya siaga di puskesmas dan tidak ikut bergabung di Pos Ketupat, sedangkan ambulans di setiap puskesmas sudah memiliki dua unit yang semuanya siap dioperasikan selama Lebaran.

Dia menyebutkan setiap pemudik juga bisa memanfaatkan posko kesehatan untuk memeriksakan kesehatan secara gratis.

"Pemudik yang lelah atau sekadar memeriksa tekanan darah bisa memeriksakannya di posko kesehatan," ujarnya.

Dia mengimbau pengendara mobil untuk berhenti untuk istirahat setiap empat jam sekali, sedangkan pengendara sepeda motor istirahat setiap dua jam untuk melepas lelah.

"Kalau berkendara saat lelah bisa mengantuk dan itu membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujarnya.

Kondisi mengantuk saat berkendara, katanya, datangnya seketika dan bisa mengancam nyawa pengemudi maupun penumpangnya.

Oleh sebab itu, kata dia, disarankan mereka istirahat setiap empat jam bagi pengemudi mobil dan dua jam untuk pemakai sepeda motor.
 

Kemacetan lalu lintas di jalur selatan hingga 20 kilometer

Pewarta:
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2019