Dirut Bulog sebut stok beras 3,35 juta ton aman hingga Idul Fitri 2026
- 9 Januari 2026
Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose (kiri) bersama Delegasi Filipina Undersecretary for Finance and Materiel Department of National Defense Philipina Raymundo Dv Elefante (tengah) dan Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan (kanan) menaiki kendaraan tempur Medium Tank Harimau buatan Indonesia saat kunjungan di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/2/2020). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah RI dengan Pemerintah Republik Filipina tentang kerja sama bidang logistik dan industri pertahanan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/hp.
Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose (kiri) bersama Delegasi Filipina Undersecretary for Finance and Materiel Department of National Defense Philipina Raymundo Dv Elefante (kedua kiri) melihat senapan sniper SPR-3 dan SPR-4 buatan Indonesia saat kunjungan di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/2/2020). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah RI dengan Pemerintah Republik Filipina tentang kerja sama bidang logistik dan industri pertahanan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/hp.
Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose (kiri) bersama Delegasi Filipina Undersecretary for Finance and Materiel Department of National Defense Philipina Raymundo Dv Elefante (tengah) dan Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan (kanan) memegang senjata buatan Indonesia saat kunjungan di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, Jumat (28/2/2020). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah RI dengan Pemerintah Republik Filipina tentang kerja sama bidang logistik dan industri pertahanan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/hp.