Ramadhan

Penangkapan anggota kelompok separatis teroris Papua

  • Rabu, 8 September 2021 15:04 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono (tengah) memperlihatkan barang bukti senjata laras panjang jenis M16 dilengkapi pelontar granat (GLM) saat memberikan keterangan penangkapan anggota Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu (8/9/2021). Personel Koramil 1715-05/Batom beserta Linmas Distrik Batom berhasil menangkap dua orang anggota KSTP Ngalum Kupel, pimpinan Lamek Taplo berinisial YU dan KU di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua serta berhasil pengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua senjata laras panjang M16, satu pucuk senjata Double loop, dua senjata laras panjang rakitan, ponsel, amunisi serta bendera OPM. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/wpa/hp.

Sejumlah barang bukti diperlihatkan saat konferensi pers penangkapan anggota Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu (8/9/2021). Personel Koramil 1715-05/Batom beserta Linmas Distrik Batom berhasil menangkap dua orang anggota KSTP Ngalum Kupel, pimpinan Lamek Taplo berinisial YU dan KU di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua serta berhasil pengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua senjata laras panjang M16, satu pucuk senjata Double loop, dua senjata laras panjang rakitan, ponsel, amunisi serta bendera OPM. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/wpa/hp.

Prajurit TNI memperlihatkan barang bukti senjata laras panjang saat konferensi pers penangkapan anggota Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu (8/9/2021). Personel Koramil 1715-05/Batom beserta Linmas Distrik Batom berhasil menangkap dua orang anggota KSTP Ngalum Kupel, pimpinan Lamek Taplo berinisial YU dan KU di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua serta berhasil pengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua senjata laras panjang M16, satu pucuk senjata Double loop, dua senjata laras panjang rakitan, ponsel, amunisi serta bendera OPM. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/wpa/hp.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait