Ramadhan 2026

Sebanyak 60 jiwa terdampak bencana tanah bergerak di Kota Semarang

  • Selasa, 24 Februari 2026 22:35 WIB

Petugas BPBD Kota Semarang menyiapkan hidangan berbuka puasa untuk pengungsi korban fenomena gerakan tanah (soil creep) di tenda darurat, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026). Menurut BPBD Kota Semarang, peristiwa yang terjadi sejak Kamis (5/2) tersebut dipicu intensitas hujan tinggi yang meningkatkan kejenuhan tanah berkarakter lempung sehingga terjadi pergerakan tanah secara perlahan (creeping) yang mengakibatkan sekitar 15 rumah rusak berat hingga roboh serta memaksa 22 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa mengungsi ke tenda darurat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.

Pengungsi korban fenomena gerakan tanah (soil creep) berada di tenda darurat, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026). Menurut BPBD Kota Semarang, peristiwa yang terjadi sejak Kamis (5/2) tersebut dipicu intensitas hujan tinggi yang meningkatkan kejenuhan tanah berkarakter lempung sehingga terjadi pergerakan tanah secara perlahan (creeping) yang mengakibatkan sekitar 15 rumah rusak berat hingga roboh serta memaksa 22 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa mengungsi ke tenda darurat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.

Pengungsi korban fenomena gerakan tanah (soil creep) berada di tenda darurat, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026). Menurut BPBD Kota Semarang, peristiwa yang terjadi sejak Kamis (5/2) tersebut dipicu intensitas hujan tinggi yang meningkatkan kejenuhan tanah berkarakter lempung sehingga terjadi pergerakan tanah secara perlahan (creeping) yang mengakibatkan sekitar 15 rumah rusak berat hingga roboh serta memaksa 22 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa mengungsi ke tenda darurat. ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait