ANTARA - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengesampingkan target kunjungan wisata pendakian pada tahun 2026 ini, untuk berfokus pada pengembangan kualitas pariwisata berbasis ekosistem. Melalui 30 persen pemanfaatan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025 lalu sebesar Rp23,8 miliar, pendakian Rinjani akan disematkan dengan teknologi berupa gelang pelacak, serta pembangunan fasilitas keselamatan dan kenyamanan pengunjung.(Kusnandar/Chairul Fajri/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)