ANTARA - Sebanyak 14 dari total 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dilanda banjir bandang dan longsor pada November 2025. Akibat bencana tersebut, 2.038 rumah terdampak dan menyebabkan kerugian ekonomi mencapai Rp2,626 triliun. Untuk menampung sementara para penyintas, pemerintah membangun hunian sementara yang terdiri dari dua jenis, yakni komunal dan mandiri. Huntara di Tapanuli Selatan disebar di lima lokasi yang ditentukan berdasarkan hasil kajian Badan Geologi Kementerian ESDM agar jauh dari titik rawan bencana.

(Rina Nur Anggraini/Aloysius Puspandono/Gunawan Wibisono/Denno Ramdha Asmara/Amita Putri Caesaria)