Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pemudik untuk mewaspadai kondisi tubuh mereka saat menghadapi puncak arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan pada 18-19 Maret 2026.

Saat melepas 1.900 peserta program mudik gratis bertajuk "Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa 2026" di Jakarta, Selasa, Wapres Gibran meminta para pemudik khususnya yang membawa anak untuk selalu mewaspadai kondisi tubuh anggota keluarga mereka selama perjalanan.

"(Hari) ini sudah tanggal 17, 18-19 (Maret 2026) kemungkinan puncaknya mudik, trafiknya akan sangat padat. Pokoknya hati-hati di jalan. Jaga kondisi badan. Yang bawa anak-anak hati-hati. Pastikan sudah makan dulu sebelum berangkat. Kalau kecapekan, istirahat di rest area," kata Gibran saat memberikan keterangan pers.

Sebelum melepas keberangkatan 14 bus tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gibran menyapa terlebih dahulu para peserta mudik yang sudah berada di dalam bus.

"Saya titip salam untuk keluarga di kampung ya. Semoga dilancarkan semua. Minal aiGidin wal faidzin," kata Gibran seraya menyapa pemudik.

Para pemudik pun antusias menyambut Gibran di dalam bus. Gibran turut menyampaikan secara langsung pesan kepada pemudik agar menjaga kesehatan selama perjalanan.

Adapun pelepasan peserta program mudik gratis yang dilaksanakan oleh BUMN ini merupakan bagian dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik secara aman, nyaman, dan terkoordinasi menjelang Hari Raya.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, menuturkan bahwa program Mudik Bersama ini merupakan bentuk komitmen Holding BUMN Danareksa dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan terjangkau bagi para pemudik.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan peserta mudik sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Program Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa tahun ini diikuti oleh 1.900 peserta dari 475 kepala keluarga yang berasal dari wilayah Jabodetabek, termasuk yang diberangkatkan serentak dari Medan, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Para peserta terdiri dari kalangan pekerja dan pedagang sekitar 50 persen serta masyarakat umum seperti pelajar dan IRT sekitar 80 persen.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, panitia menyiapkan total 39 armada bus yang akan mengantarkan para pemudik ke sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa, meliputi Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung, Pulau Sumatra seperti Padang Sidempuan, serta di Pulau Sulawesi menembus wilayah Sidrap dan Bone.

Adapun 14 bus yang diberangkatkan dari Jakarta pada Selasa ini bergerak menuju sepuluh kota di wilayah Jawa Tengah yang menjadi episentrum tujuan mudik terbesar nasional, yakni Brebes, Cirebon, Tegal, Pemalang, Purwokerto, Kebumen, Semarang, Purworejo, Solo, dan Yogyakarta.

 

Baca juga: Wakapolri: Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni lancar pada H-4 Lebaran

Baca juga: Menhub: Kendaraan penumpang prioritas menyeberang dari Gilimanuk

Baca juga: Kemenhub: Tiket pesawat mahal akibat penerbangan tidak langsung

Baca juga: Rekayasa lalu lintas one way tahap I mulai diterapkan di Tol Cipali

 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026