Massa unjuk rasa Gojek bertambah, kendaraan terjebak macet

Ramadhan 2021: Istiqlal Mosque holds first tarawih prayers
Situasi macet di ruas Jalan Iskandarsyah depan Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019) siang. ANTARA/Suwanti/aa

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah massa mitra pengemudi Gojek dari komunitas yang menamakan diri Gerakan Hantam Aplikasi Nakal (GERHANA) tiba di lokasi unjuk rasa terhadap PT Gojek Indonesia di depan Pasaraya Blok M, Jakarta, Senin siang.

 

Akibat jumlah pertambahan massa yang memakan ruas jalan, arus lalu-lintas di depan pusat perbelanjaan itu, khususnya Jalan Iskandarsyah Raya hingga Jalan Sultan Hasanudin terpantau macet.

 

Satu kendaraan yang membawa ibu hamil yang hendak melahirkan juga sempat terjebak, namun peserta aksi segera membukakan jalan. Sejumlah bus yang keluar dari terminal bus dan halte TransJakarta Blok M juga terlihat terjebak dalam kemacetan itu.

 

Sementara itu, ruas Jalan Iskandarsyah Raya arah sebaliknya terpantau padat merayap.

 

Kendaraan roda empat para peserta unjuk rasa diparkir di dua jalur kedua ruas Jalan Iskandarsyah Raya, Jalan Aditiyawarman, serta akses masuk Pasaraya dan Blok M Square.

 

Sebelumnya sekitar pukul 09.30 WIB, massa unjuk rasa dari komunitas pengemudi Go-Car bernama Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (ORASKI) telah memulai unjuk rasa.

 

Mereka menuntut beberapa hal, di antaranya penolakan atas skema insentif baru pengemudi Go-Car dan pembukaan pemblokiran akun.

Menhub akan mengkaji tuntutan pengemudi ojek daring

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019