Pengiriman uang TKI meningkat selama Ramadan

Rabu, 08 Agustus 2012 21:52 WIB | Dilihat 2141 Kali
Ilustrasi Kiriman Uang TKI. (FOTO ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pengiriman uang yang dilakukan oleh para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di Malaysia selama bulan Ramadan mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya.

Kepala Cabang Remittance Golden Kuala Lumpur, Alhana saat dijumpai ANTARA News, Rabu mengakui pada saat Ramadan, pengiriman uang yang dilakukan oleh para TKI mengalami peningkatan cukup pesat hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

"Sebelum Ramadhan, jumlah pengiriman uang TKI sekitar 200 hingga 300 transaksi, tapi saat bulan puasa ini meningkat menjadi 500 hingga 600 transaksi per hari," ungkapnya.

Menurut dia, jumlah pengiriman yang bisa dilayani minimal 50 ringgit (Rp150 ribu) hingga maksimalnya 50 ribu ringgit (Rp150 juta).

"Hari ini, nasabahnya ada yang kirim uang Rp1 juta, tapi ada juga dalam jumlah besar mencapai Rp150 juta, seperti yang dilakukan oleh seorang asal dari Jawa Timur," ungkapnya.

Seperti yang disampaikan Dafrinal Tanjung, mekanik eskalator sebuah perusahaan di Malaysia bahwa dirinya tiap bulan mengirimkan uang untuk keluarganya di Bandung, Jawa Barat.

"Kalau ada sedikit sisa uang saya kirimkan untuk keluarga di Bandung dan Ramadhan sekarang ini jumlah mencapai 3000 ringgit setara Rp9 juta. Buat Lebaran anak-anak saya yang tinggal di Bandung," ungkapnya.

Ia mengaku cukup senang menggunakan jasa pengiriman uang yang ada di bilangan Chow Kit ini karena biayanya murah, cepat sampainya dan kurs dari mata uang Ringgit ke Rupiah juga pada tingkatan yang wajar.

Sementara itu, Wisang Poernomo, perwakilan BNI di Malaysia mengatakan bergairahnya pengiriman uang oleh TKI ke Tanah Air itu sudah mulai terlihat sebelum Ramadhan yang digunakan untuk para keluarganya di kampung menyambut bulan suci Ramadhan.

"Sebelum Ramadhan sudah mulai terlihat ada peningkatan, tapi nanti seminggu menjelang Idul Fitri, pengiriman uang oleh TKI ke Tanah Air diperkirakan meningkat lagi," ungkapnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat para TKI tersebut mulai dari perhitungan kurs yang wajar hingga sampai ditujuan dalam waktu yang cepat.

"Kurs mata uang dari ringgit ke rupiah dalam hitungan yang wajar dan uang terkirim dengan aman dan diupayakan uang bisa diterima dengan cepat ke tujuannya di Tanah Air," tambahnya.

(N004/Z003)