Sebagian besar dari alokasi kebutuhan uang tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri.
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menyiapkan uang tunai sekitar Rp31,3 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Jumlah net kebutuhan uang tunai itu naik sebesar 10,5 persen dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.

"Langkah ini diharapkan dapat membantu nasabah memenuhi berbagai kebutuhan pada periode bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang, terutama pada masa pembayaran gaji dan THR ASN," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman, di Jakarta, Senin.

Sebagian besar dari alokasi kebutuhan uang tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri yang diprediksi mencapai Rp1,7 triliun per hari selama periode tersebut.

Ali mengatakan, guna mendukung penyaluran uang tunai ke masyarakat, perseroan juga telah mengoptimalisasi pengisian 12.874 mesin ATM/CRM Bank Mandiri yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia sejak awal bulan ini hingga saat libur Lebaran.

Selain mesin ATM, katanya lagi, bank pelat merah tersebut juga mengoptimalkan kanal-kanal pembayaran daring untuk membantu nasabah bertransaksi dengan cepat, antara lain dengan mesin EDC dan aplikasi Livin’ by Mandiri.

“Mengingat banyaknya pengguna Livin’ by Mandiri, kami akan mengoptimalisasi kapasitas super app ini menjadi 70.000 (diganti per hari dan volume per hari) transaksi per detik agar tetap dapat memberikan layanan prima pada saat puncak transaksi, termasuk layanan BI Fast yang kini menjadi pilihan utama nasabah dalam pengiriman dana,” ujarnya pula.

Dia menjelaskan, untuk memastikan kelancaran transaksi BI FAST nasabah, pihaknya akan menyediakan likuiditas yang memadai pada Rekening Settlement Dana (RSD) untuk mengantisipasi lonjakan transaksi BI FAST pada periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Sedangkan langkah pemeliharaan preventif akan dilakukan pada 10.235 ATM dan 246.000 EDC yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di lokasi strategis, seperti rest area, bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hotel, stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) dan tempat wisata.

Nasabah juga dapat menggunakan Livin’ by Mandiri yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer hingga Rp300 juta, pembayaran tagihan bulanan dan niaga-el (e-Commerce), topup e-Money maupun e-Wallet, serta pembayaran dengan QRIS.

Selain itu, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, sampai tempat wisata melalui fitur Sukha dalam aplikasi Livin' by Mandiri.

“Dengan fitur top up Mandiri e-Money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” ujar Ali.

Sedangkan bagi pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu mandiri e-Money, Ali menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan stok kartu hingga 975.000 kartu yang dapat diperoleh di cabang, Fitur Sukha di Livin by Mandiri, toko ritel, gerai resmi Bank Mandiri di e-Commerce, serta vending machine di lokasi transportasi dan stasiun.

Ali menjelaskan, pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada seluruh kanal pembayaran elektronik, dengan membentuk tim monitoring teknologi dan informasi (IT) yang selalu siaga.

"Tidak hanya itu, selama bulan Ramadhan, Bank Mandiri juga memberikan banyak program khusus spesial Ramadhan untuk memanjakan nasabah. Nasabah dapat mengakses ragam program tersebut melalui bmri.id/ramadan2024," kata Ali lagi.
Baca juga: Bank Mandiri pasok Rp675 miliar ke semua ATM di Bali
Baca juga: Bank Mandiri siapkan uang tunai Rp49,6 triliun untuk kebutuhan Lebaran

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024