Masyarakat diimbau tidak belanja berlebihan

Jumat, 10 Agustus 2012 17:02 WIB | Dilihat 2097 Kali
Ilustrasi (ANTARA/Agus Bebeng)
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan mengimbau kepada masyarakat agar tidak berbelanja berlebihan untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

"Kami harap masyarakat jangan berbelanja berlebihan dan membeli sewajarnya saja terhadap bahan kebutuhan pokok," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Gunaryo di Jakarta, Jumat (10/8).

Menurut dia, hingga pada pekan ketiga menjelang hari Lebaran, harga beberapa kebutuhan pokok stabil di sejumlah daerah di Indonesia.

Bahkan, katanya menambahkan, sejumlah produk seperti beras, gula, minyak goreng dan telur ayam mengalami penurunan harga.

"Pada waktu menjelang puasa memang ada kenaikan harga sampai dengan satu hingga dua hari saat bulan puasa, tapi sekarang sudah tidak lagi," jelasnya.

Sementara itu, untuk harga kebutuhan yang masih tinggi adalah daging sapi yang berada di kisaran Rp78 ribu hingga Rp80 ribu, di mana sebelumnya sekitar Rp70 ribu.

Guna membantu masyarakat mendapatkan sejumlah barang kebutuhan dengan harga terjangkau, Kemdag bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyelenggarakan pasar murah di 33 titik di DKI Jakarta pada 3-4 hari menjelang Lebaran.

"Biasanya pada waktu tersebut, tarikan permintaan dari konsumen cukup tinggi," kata Gunaryo.

Sementara itu untuk harga ayam buras dan telur ayam, Kementerian Perdagangan mengkhawatirkan harganya akan terus menurun hingga Lebaran usai.

"Umumnya kalau dilihat, harga komoditas ayam dan telur naik menjelang puasa dan datar pada saat bulan puasa. Kemudian usai Lebaran akan turun terus," ujarnya.

(B019)