Pemudik diminta tak bawa anak pakai motor

Minggu, 12 Agustus 2012 23:21 WIB | Dilihat 5502 Kali
Ilustrasi. Pemudik Melintas Pemudik menggunakan sepeda motor melintas jalur Pantura, Tegal, Jateng, Jumat (10/8). Sejumlah pemudik menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi mulai terlihat melintas di jalur pantura dan diperkirakan lonjakan pemudik pada H - 3 Lebaran. (ANTARA/Oky Lukmansyah)

Palangka Raya (ANTARA News) - Wakil Wali Kota Palangka Raya H Maryono minta pemudik yang membawa anak hendaknya tidak memakai sepeda motor untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya sungguh prihatin melihat ada orang tua membawa anak dengan sepeda motor saat mudik, apalagi anak ditaruh di depan dan parahnya lagi tidak memakai helm," katanya di Palangka Raya, Minggu.

Tidak dipungkiri, mudik dengan menggunakan sepeda motor sangat efisien, akan tetapi kalau bisa dihindari hendaknya anak jangan dibawa pulang ke kampung dengan motor.

Menurutnya, andaipun tetap harus mudik memakai kendaraan roda dua, anak ditaruh di tengah-tengah, jangan di depan karena berakibat fatal apabila terjadi kecelakaan.

"Bukan saya menghendaki hal buruk terjadi saat mudik, tapi kalau bisa diantisipasi sejak awal kenapa tidak kita hindari saja," tuturnya.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, kalau anak dibawa mudik dengan sepeda motor tanpa pakai masker dapat menyebabkan terserangnya penyakit karena menghirup debu selama perjalanan.

Ia mengingatkan orang tua dan para pemudik memanfaatkan posko yang sudah disiapkan instansi terkait terutama untuk memeriksa kesehatan.

"Jangan memaksakan diri kalau sudah terlalu letih, hendaknya beristirahat sebentar untuk menghilangkan lelah baru melanjutkan perjalanan," ucapnya.

Dia mengatakan, untuk tahun ini ada tujuh posko dan petugas yang telah disiapkan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Kadishub, semua kendaraaan umum yang dipakai untuk mengangkut pemudik sudah bebas pemeriksaaan.

Puncak arus mudik ke luar kota diperkirakan terjadi pada H-2 karena hari terakhir masuk kerja sebelum cuti bersama jatuh pada Kamis (16/8).

(KR-TVA/S019)