Penumpang kapal laut diprediksi 45 ribu orang

Selasa, 24 Juli 2012 15:08 WIB | Dilihat 1732 Kali
Pelabuhan Sampit, Kalimantan Tengah (ANTARA/Untung Setiawan)
Sampit, Kalteng (ANTARA) - Pelabuhan Indonesia III Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memprediksi jumlah penumpang kapal laut melalui pelabuhan Sampit pada arus mudik dan balik lebaran 2012 mencapai 45 ribu orang lebih.

"Prediksi itu kami hitung berdasarkan banyaknya karyawan perkebunan kelapa sawit, di mana dari tahun ke tahun terus bertambah dan jumlah itu juga labih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 32 ribu orang lebih," kata General Manejer (GM) Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo) III Cabang Sampit, Abdul Rofiq Fanany, di Sampit, Selasa.

Pelabuhan kapal laut yang ada di Sampit merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng), angkutan transportasi laut juga masih menjadi pilihan sebagian besar masyarakat untuk mudik lebaran.

Sejak memasuki ramadhan jumlah penumpang cenderung mengalami peningkatan, hal itu dikarenakan sebagian masyarakat pendatang ada yang ingin menunaikan ibadah puasa di kampung halamannya bersama keluarga.

Menurut Fanany, sebelum ramadhan setiap keberangkatan kapal hanya membawa antara 400-500 penumpang, namun sekarang bisa mencapai 900 orang lebih, hal itu membuktikan jika jumlah penumpang saat telah mengalami peningkatan.

Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang tersebut saat ini pihak PT Pelindo III Cabang Sampit sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk pembenahan ruang tunggu penumpang.

Selain ruang tunggu penumpang, PT Pelindo III Cabang Sampit nantinya juga akan menyiapkan sejumlah tenda peristirahan bagi calon penumpang yang tidak tertampung di dalam ruang tunggu.

Pengamanan di sekitar pelabuhan Sampit juga akan lebih diperketat, hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman para calon penumpang selama berada di wilayah pelabuhan Sampit.

"Terhitung sejak H-15 hingga H+7 lebaran kedatangan kapal di pelabuhan Sampit akan ditambah dari hari biasanya, yakni ada sebanyak 27 kali," katanya.

Penambahan jadwal kedatangan kapal di pelabuhan Sampit penumpang tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan penunpang.
(*)