Permintaan kue kering meningkat 50 persen

Sabtu, 28 Juli 2012 15:25 WIB | Dilihat 3533 Kali
Ilustrasi - Pembuat kue kering. (FOTO ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Tasikmalaya (ANTARA News) - Permintaan berbagai macam kue kering yang diproduksi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, meningkat hingga 50 persen, selama memasuki bulan Ramadan.

"Ada peningkatan pesanan 50 persen bulan puasa ini, dibandingkan hari-hari biasanya," kata Heni salah seorang pemilik usaha kue kering di Kampung Leuwianyar, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Sabtu.

Kue yang diproduksi Heni seperti kue tambang, sistik, seblak, dan kue ciput yang bahan baku pembuatannya dari tepung, gula dan telur.

Berbagai macam kue yang diproduksinya itu, banyak dipesan dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Bekasi, dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Para agen yang biasa pesan kue dari saya ini, permintaannya banyak tidak seperti biasanya," katanya.

Agen langganan yang biasanya dalam sepekan mengambil kue kering 1 kali, kata Heni menjadi dua kali pengambilan untuk setiap kali pengambilan sebanyak 2.000 hingga 2.500 kg berbagai macam kue kering.

Adanya peningkatan pesanan itu, Heni mengaku tidak mengalami kendala untuk memenuhi permintaan pasar dengan harga jual tetap berkisar Rp18 ribu per kg.

"Alhamdulilah peningkatan pesananan kue dari agen semua bisa kami penuhi," katanya.

(ANT)